PARIWISATA
Berikut ini adalah beberapa tempat yang menjadi tujuan wisata utama di Cape Town dan sekitarnya:
Table Mountain
Kota Cape Town dikelilingi oleh deretan gunung yang diberi nama Table Mountain. Nama tersebut diberikan oleh Antonio De Saldhana sebagai orang pertama yang berhasil mencampai puncak gunung tersebut. Umur gunung itu diperkirakan mencapai 900 juta tahun. Luasnya sekitar 6000 ha membujur dari Signal Hill hinggal Devil's Peak dengan ketinggian 1. 082 M. Di Signal Hill, terdapat sebuah makam yang dianggap keramat oleh masyarakat Muslim di Cape Town. Tebing gunung tersebut sering digunakan untuk olah raga panjat tebing karena keterjalannya yang hampir mencapai 90 derajat. Puncak Table Mountain dapat dicapai dengan menggunakan Cable Car dengan harga tiket per 1 Oct 2008 to 30th Sept 2009 sebagai berikut:
TICKET |
RETURN
|
ONE WAY
|
Dewasa |
R.145.00 |
R.74.00 |
Pelajar |
R.98.00 |
R.50.00 |
Anak dibawah 18 tahun |
R.76.00 |
R38.00 |
Paket Keluarga (2 dewasa & 2 anak) |
R370.00 |
Cape Point
Cape Point dan Cape of Good Hope adalah semenanjung di bagian selatan Benua Afrika. Semenanjung ini mempunyai luas kira-kira 700 ha dengan keindahan alam yang masih asri dan alami. Tempat ini cukup kaya dengan flora dan fauna yang dilindungi oleh pemerintah yang merupakan cagar alam dan salah satu taman nasional di Afrika Selatan
Cape Point dianggap sebagai pertemuan antara arus panas Agulhas Samudra Hindia dan arus dingin Bungela Samudra Atlantik. Untuk mencapai Cape Point dari Cape Town dibutuhkan waktu kurang lebih 45 menit melalui pantai-pantai indah dan dermaga-dermaga kapal kecil. Selain itu juga banyak terdapat lokasi maupun sarana yang sangat baik untuk memancing seperti di Kalk Bay, Houtbay, Simons Town dan Fish Hoek.
Cape Point buka setiap hari
Oktober - Maret 06.00- 18.00
April - September 07.00-17.00
Harga tiket (Valid dari 01 November 2008 - 31 October 2009) untuk memasuki lokasi tersebut adalah sebagai berikut:
TICKET |
/PERSON |
Dewasa |
R.60.00 |
Anak - anak 2th - 16th |
Discount |
Anak - anak dibawah 2th bebas biaya |
|
Untuk dapat melihat Cape Point dari atas puncak bukit dimana terdapat mercusuar kita dapat mengunakan Funicular atau kereta listrik dengan harga sebagai berikut:
Dewasa |
R.40.00/return |
R.30.00/one way |
Robben Island
Pulau Robben (Robben Island) terletak di Samudera Atlantik kurang lebih 15 km dari kota Cape Town. Pulau ini dahulunya merupakan satu daratan dengan daerah Bloubergstrand, yang akhirnya terpisah akibat penomena alam yang terjadi pada jutaan tahun yang lalu. Pulau ini mempunyai luas wilayah 574 ha. Di sana banyak terdapat anjing laut sehingga orang-orang Belanda menamakannya Robben Island yang berarti pulau anjing laut.
Pulau ini menjadi terkenal karena merupakan tempat penahanan para pejuang Afrika Selatan yang melawan pemerintahan regim Apartheid pada waktu itu. Bekas Presiden Nelson Mandela pernah mendekam di sana dari tahun 1964 sampai dengan 1974. Sejak tahun 1660-an Belanda telah menggunakan Robben Island untuk menahan para pejuang politik yang berasal dari Asia terutama Indonesia. Orang Cayen dari Sumatra merupakan orang Asia pertama yang ditahan di sana pada tahun 1667.
Pangeran Cakradiningrat IV dari Madura juga ditahan di pulau ini selama 12 tahun hingga akhir hayatnya. Penghuni pertama dari Afrika Selatan adalah Autshumato (Harry) kepala suku bangsa Khoikhoi yang ditahan oleh Jan Van Riebeeck pada tahun 1658, tetapi setahun kemudian bersama kawan-kawannya berhasil melarikan diri dan lolos dari pulau tersebut. Robben Island banyak menarik perhatian wisatawan asing maupun lokal karena nilai sejarahnya yang cukup tinggi.
Robben Island hanya dapat dijangkau dengan menggunakan kapal baik ferry maupun kapal-kapal kecil lainnya. Perjalanan dengan kapal ke Robben Island kurang lebih memakan waktu selama 30 menit , dengan harga tiket:
Ticket |
Price |
Dewasa |
R180.00 |
Anak - anak dibawah 18 th |
R90.00 |
Harga tiket termasuk tour selma 3,5 jam melintasi Table Bay, mengunjungi penjara, berinteraksi dengan mantan tahanan politik dn 45 menit tour dengan bus.
Kebun Raya Kirstenbosch
Ditemukan pada tahun 1913, Kebun Raya Kirstenbosch terletak di bagian Timur kaki Table Mountain, dengan luas mencapai sekitar 528 hektar. Kirstenbosch merupakan salah satu kebun raya terbesar di dunia. Keindahan suasana dan alamnya menjadikan kebun ini sebagai tempat pariwisata yang memberikan kesan nostalgia tersendiri. Kirstenbosh juga sering dimanfaatkan sebagai tempat melakukan riset tumbuh-tumbuhan, mengingat cukup beragamnya flora dan fauna yang ada. Di sini terdapat tidak kurang dari 5 000 jenis pohon dan bunga. Di sepanjang jalan di dalam kebun dipasang papan-papan keterangan tentang pohon dan bunga yang ada di sekitarnya. Kirstenbosch juga dilengkapi dengan fasilitas konferensi, rumah makan dan toko buku.
Buka setiap hari
September –Maret : 08:00 - 19:00
April – Agustus : 08:00 - 18:00
Tiket masuk seharga:
Ticket |
Price |
Dewasa |
R.32.00 |
Anak - anak 6 - 17 thn |
R 10.00 |
| Dibawah 6 Th | Gratis |
Simonstown
Kota ini ditemukan oleh Simon van der Stel pada tahun 1697. VD Stel adalah bekas gubernur koloni Belanda di Afrika Selatan. Oleh VD Stel kota Simonstown pada mulanya dijadikan sebagai pusat kegiatan VOC selama musim dingin karena tempatnya yang tidak terlalu dingin pada musim itu. Oleh The Royal Navy, Simonstown diambil alih dan dijadikan sebagai basis militer satuan South Atlantic. Pada tahun 1957 kota itu diserahkan kepada angkatan laut Afrika Selatan.
Salah satu sudut yang menarik dari kota ini di samping nilai sejarahnya dan keindahan kotanya adalah, adanya kerajaan penguin di Foxy Beach & Boulders. Penguin ini dikenal dengan sebutan Jackass dan jumlahnya mencapai kurang lebih 2.900 ekor. Penguin-penguin itu dapat dilihat dari jarak yang sangat dekat. Tiket masuk seharga R.10 (sepuluh Rand).
Selain itu, di Simonstown juga dapat dilihat tempat pengasahan batu-batu mulia berikut toko tempat penjualannya, yaitu Scratch Patch. Selain itu, Sebagai kota pantai, Simonstown pun memiliki Waterfront walaupun tidak semegah Waterfront yang terdapat di Cape Town.
Vineyard
Di daerah Stellenbosch terdapat perkebunan anggur tertua di Afrika Selatan yang ditemukan pada tahun 1679. Di sini terdapat kurang lebih 17 kebun anggur dengan luas lahan 100.000 ha. Untuk setiap hektar dihasilkan sekitar 8 sampai 12 ton anggur setiap musim. Selain itu juga terdapat pabrik-pabrik anggur yang produknya diekspor ke berbagai negara di Amerika, Eropa dan Afrika.
The Victoria & Alfred Waterfront
Pada tahun 1860 Pangeran Alfred, putra mahkota kedua Ratu Victoria dari Kerajaan Inggris memulai pembangunan pelabuhan di Cape Town yang selesai pada tahun 1870. Dermaga ini diberi nama Alfred Basin. Pada tahun 1905 selesai pula dibangun dermaga kedua yang diberi nama Victoria Basin. Bangunan pelabuhan kuno ini sekarang dikembangkan menjadi objek wisata dengan dilengkapi pusat perbelanjaan dan sarana hiburan yang lebih dikenal dengan nama Waterfront. Di sini terdapat 240 toko, 42 restoran, 8 pub, 7 hotel dan 18 cinema. Di Waterfront juga dapat ditemukan Two Oceans Aquarium yang menghadirkan berbagai macam ikan dan dunia dalam laut.
Buka setiap hari : 09.30 – 18.00
Harga tiket masuk aquarium adalah:
Ticket |
Price |
Dewasa |
R.82.00 |
Anak - anak 14 - 17th |
R.65.00 |
| Anak - anak 4 -13 Th | R. 38.00 |
| Anak - anak dibawah 4 th | Gratis |
Ratanga Junction dan Canal Walk
Ratanga Junction merupakan sebuah tempat hiburan yang identik dengan “Disneyland” di Amerika Serikat atau Dunia Fantasi Ancol di Indonesia
Tepat berdampingan dengan Ratanga Junction adalah Canal Walk Century City, Sebuah pusat perbelanjaan yang juga menyediakan berbagai macam permainan dan hiburan. Canal Walk memiliki ratusan toko yang menjual berbagai jenis produk barang dan menjanjikan kepuasan yang tersendiri bagi mereka yang mempunyai hobby berbelanja. Pada awal pembukaanya, pihak pengelola mempromosikan bahwa Canal Walk merupakan pusat perbelanjaan terbesar yang terdapat di belahan bumi bagian Selatan. Keberadaan Canal Walk sebagai salah satu tujuan wisata ditunjang dengan keindahan tata letak dan diperkaya dengan unsur keelokan bangunan klasiknya yang mengambil model istana kerajaan Yunani zaman kuno. Dari jalan raya N1, bangunan-bangunan klasik yang berderet itu terlihat seolah Canal Walk memang merupakan rentetan istana megah peninggalan bersejarah abad terdahulu. Canal Walk juga dikelilingi oleh sungai artificial yang indah dan biru dihiasi oleh pohon-pohon yang rindang di sekelilingnya. Di sungai ini pengunjung dapat berekreasi dengan bermain sepeda air.
Buka : 28 November 2008 – 18 Januari 2009 : 10.00 – 17.00
Tiket Masuk
Adventurer Rider |
R120 (tinggi badan lbh dari 1.3m) |
Mini Adventurer Rider |
R 60 (tinggi badan di bawah 1.3m) |
Fun Pass (Non Rider) |
R 35(termasuk tiket masuk, keliling taman dengan perahu atau kereta api dan akses ke seluruh live entertainment) |
Grand West Casino
Seperti halnya Canal Walk, Grand West Casino juga memiliki bentuk bangunan yang megah. Casino ini merupakan yang terbesar di Propinsi Western Cape dari tiga casino yang ada. Di samping casino, Grand West juga memiliki berbagai macam hiburan baik untuk anak-anak maupun dewasa. Restoran dan cinema juga tersedia. Ada sudut yang menarik di lokasi ini, yaitu apa yang mereka sebut sebagai District Six, yaitu berupa perkampungan artificial dimana disajikan gambaran perkampungan tradisional dari berbagai masyarakat dunia seperti Cina, Arab, Cape Malay dan lainnya.